Categories
Uncategorized

PS Tira Secara Resmi Mengakhiri Kolaborasi dengan Rahmad Darmawan

PS Tira Secara Resmi Mengakhiri Kolaborasi dengan Rahmad Darmawan – Persaingan ketat di Liga 1 2019 kembali memakan korban. Pelatih PS Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, menjadi pelatih ke-12 yang dipecat oleh timnya. RD dikeluarkan dari kursi PS Tira karena dia dianggap gagal memenuhi target yang ditetapkan oleh manajemen klub.

Serangkaian hasil buruk yang diperoleh PS Tira dalam beberapa minggu terakhir di Liga 1 adalah alasan kuat untuk pemberhentian RD. Posisi pelatih PS Tira untuk sementara waktu akan diambil alih oleh Francis Wewengkang dan Miftahuddin.

Latihan terakhir

Rahmad Darmawan harus menerima kenyataan pahit ketika mendengar berita bahwa dia harus dipecat dari kursi PS Tira Persikabo. RD, sapaan Rahmad Darmawan, baru saja mendapat kabar tidak menyenangkan pada Jumat (29/11) pagi.

Pada saat itu, ia sedang mengobrol santai dengan manajemen klub. Di akhir diskusi, manajemen PS Tira memberitahunya tentang keputusan tim untuk memutuskan kerja sama dengan RD. Pelatih berusia 53 tahun ini mencoba memahami dan memahami keputusan manajemen.

RD menerima keputusan itu dengan anggun. Dia menyadari bahwa kinerja tim yang dia buat akhir-akhir ini memang sangat buruk. RD kemudian mengucapkan selamat tinggal kepada para pemain dan ofisial tim. Setelah memimpin pelatihan di Lapangan Pusdikzi, Bogor, pada Jumat sore.

Penurunan Kinerja

Manajemen PS Tira Persikabo telah menimbang dan mengevaluasi kinerja tim sejauh ini di Liga 1. Dari pertimbangan ini, mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan karier RD sebagai pelatih di timnya. RD terpaksa dikeluarkan karena gagal membawa PS Tira tampil bagus di 2019 di Liga 1.

Antiklimaks yang dialami oleh PS Tira Persikabo dalam beberapa minggu terakhir adalah penyebab utama pemecatan RD. Pada awal musim, PS Tira memenangkan kemenangan 3-0 atas Badak Lampung di pertandingan pembuka. Hasil ini kemudian disertai dengan konsistensi permainan yang ditampilkan di beberapa game berikutnya.

PS Tira bahkan mampu mencatat rekor 13 pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan di Liga 1. Mereka merasa nyaman di puncak klasemen selama beberapa minggu. Sempat kalah dari Bali United pada minggu ke-14, PS Tira bangkit kembali dengan mengalahkan PSS Sleman pada minggu berikutnya.

Performa PS Tira mulai menurun setelah kalah telak dari Persela Lamongan 6-1 di Stadion Surajaya, pada akhir Agustus. Sejak itu hingga sekarang PS Tira belum memenangkan 3 poin di liga. Mereka sepertinya lupa bagaimana cara menang. Yang terbaru, mereka dipermalukan oleh tim pengasuh, Kalimantan Tengah Putra, dengan skor tipis 1-0 di Stadion Tuah Pahoe, Rabu (27/11).

Gagal Mencapai Target

Dalam permainan tim, sebenarnya PS Tira Persikabo di bawah tangan dingin RD tampil cukup baik. Beberapa orang menilai mereka hanya kurang beruntung. Begitu pun dalam pandangan manajemen PS Tira. Mereka tidak segera memecat RD meski kalah berkali-kali karena mereka cukup yakin dengan taktik mantan pelatih tim nasional Indonesia.

Namun, pada Jumat (29/11) pagi manajemen Tira PS akhirnya memutuskan untuk memecat RD. Itu karena RD gagal mencapai target yang disepakati bersama pada awal musim. PS Tira menetapkan target yang cukup tinggi, yaitu finis di papan atas Liga 1 pada 2019. Setidaknya, mereka ingin tim mereka berada di 10 besar di akhir musim.

Padahal saat ini PS Tira berada di peringkat ke-12 di klasemen. Dengan menyisakan 5 pertandingan, sebenarnya mereka bisa menembus 10 besar. Namun, rangkaian hasil negatif yang didapat dari 14 pertandingan terakhir membuat pemain PS Tira kurang percaya diri.

Calon Pengganti

Dengan pemberhentian RD, kursi pelatih PS Tira kini kosong. Ketika ditanya tentang pengganti RD, manajemen PS Tira melalui Media Officer-nya, Nandang Permana Sidik mengklaim timnya masih belum memiliki pandangan.

Dengan hanya menyisakan 5 pertandingan terakhir, posisi pelatih kepala untuk saat ini akan dibebankan kepada dua asisten pelatih PS Tira. Francis Wewengkang dan Miftahuddin akan memimpin Wawan Febrianto dan kawan-kawan hingga kompetisi berakhir pada akhir Desember.

Pertandingan melawan Barito Putera pada Senin 2 Desember adalah peluang emas bagi PS Tira Persikabo untuk mengakhiri krisis kemenangan mereka. Manajemen PS Tira Persikabo berharap para pemain akan dapat bermain maksimal dari 5 pertandingan terakhir di Liga 1 musim ini.

BACA JUGA: PREDIKSI BOLA TERBAIK

Pos PS Tira Resmi Berakhir Kolaborasi dengan Rahmad Darmawan muncul pertama kali di Antibola.com.