Categories
Uncategorized

Luis Milla Akhirnya Bertemu PSSi di Filipina

Luis Milla Akhirnya Bertemu PSSi Di Filipina – Luis Milla akhirnya berhasil bertemu PSSI setelah ditunda 2 kali. Kedua belah pihak bertemu pada Jumat (29/11) malam di New World Hotel Manila Bay di Downtown Manila, Filipina. Dalam pertemuan itu, Luis Milla yang didampingi oleh Eduardo Perez menjelaskan rencana program kerjanya jika ditunjuk sebagai kapten di Pasukan Garuda.

PSSI menyediakan kondisi dan menetapkan target tinggi untuk Luis Milla. Dengan semua pengalaman yang ia miliki, bukan hal yang sulit untuk mencapai target ini.

Bertemu Setelah Membatalkan 2 Kali

Luis Milla akhirnya memenuhi undangan PSSI untuk menghadiri pertemuan guna mempersiapkan calon pelatih tim nasional Indonesia. Sebelumnya, Milla dijadwalkan bertemu dengan PSSI pada 19 November di Kuala Lumpur bersama dengan saingannya, Shin Tae Yong. Tetapi pada saat itu Milla sedang menangani beberapa masalah di Spanyol, membatalkan pertemuan.

PSSI menunda pertemuan dengan Milla pada 24 November, tetapi keduanya gagal bertemu lagi. Pertemuan itu ditunda hingga 29 November di Filipina. Setelah dua penundaan, PSSI dan Milla akhirnya bertemu di Manila, Filipina.

Selama pertemuan, Luis Milla datang bersama asistennya, Eduardo Perez. Sementara Ketua Umum PSSI membawa semua anggota dewan intinya, termasuk 2 Wakil Ketua, Sekretaris Jenderal, dan beberapa anggota Exco.

Milla memulai pertemuan dengan menjelaskan rencana program pelatihannya di Tim Nasional Indonesia untuk beberapa tahun ke depan. Kemudian dia diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh manajemen PSSI. pertemuan berlangsung lebih dari 4 jam.

Setelah pertemuan itu, Milla mengatakan dia senang dengan panggilan PSSI. Dia senang karena banyak sepanjang pertemuan banyak membahas tentang kondisi sepakbola Indonesia. Meskipun banyak hal diperdebatkan pada pertemuan itu, Milla tetap optimis tentang kemampuannya.

Tinggi Target

Dalam sesi semalam, Wakil Ketua PSSI, Cucu Somantri mengajukan sejumlah pertanyaan terkait kesiapan Milla sebagai pelatih tim nasional Indonesia. Milla diminta untuk melanjutkan program yang telah dia lakukan ketika dia menjadi pelatih tim nasional pada 2017-2018. Selain itu, PSSI juga mengevaluasi kinerja Milla selama hampir setahun berurusan dengan tim nasional sebelumnya.

Cucu menjelaskan, jika Milla kembali diberi kesempatan untuk melatih tim nasional Indonesia, maka ia tidak diperbolehkan mengulangi kesalahan sebelumnya. Milla tidak akan diberi kesempatan tambahan untuk mengulangi kesalahan yang sama saat ditunjuk sebagai pelatih tim nasional.

Selain itu, Cucu juga menjelaskan tentang target yang harus dicapai Milla. Pelatih nasional Spanyol diminta membawa tim nasional Indonesia untuk memenangkan Piala AFF yang akan diadakan tahun depan. PSSI sengaja menetapkan target tinggi karena Luis Milla dianggap sudah mengetahui seluk beluk sepakbola Indonesia.

Judul Tidak Dijanjikan

Meski dituntut memberi gelar kepada tim nasional Indonesia di tingkat senior, Milla mengaku tidak bisa menjanjikan gelar tersebut. Milla enggan menyetujui permintaan PSSI untuk menghadirkan gelar AFF 2020 untuk tim nasional Indonesia.

Milla percaya bahwa tidak akan ada pelatih di dunia ini yang menjanjikan gelar untuk tim yang ia latih. Dia tidak akan menjanjikan trofi untuk tim nasional Indonesia. Namun, dia berjanji akan melanjutkan program yang lebih mengarah pada pembentukan sikap dan profesionalisme para pemain. Milla berpendapat bahwa yang dibutuhkan oleh sepakbola Indonesia saat ini bukanlah gelar tetapi profesionalisme di setiap elemen.

Pendukung yang Hilang

Meskipun Milla tidak menjanjikan gelar untuk tim nasional Indonesia, cinta para pendukung tim nasional untuk Milla masih sangat besar. Mereka masih berharap bahwa Milla akan mendukung tim nasional Indonesia untuk beberapa tahun ke depan.

Prestasi Luis Milla dengan tim nasional Indonesia sebelumnya memang tidak terlalu mencolok. Ia hanya mampu membawa tim nasional U-22 meraih medali perunggu di Sea Games 2017. Di ajang Asian Games 2018, tim nasional U-23 hanya mampu naik ke babak 16 besar.

Namun, setidaknya Milla memberi perubahan pada gaya bermain dan mentalitas para pemain tim nasional. Ini membuat para pendukung tim nasional percaya pada kapasitas Luis Milla.

Ketika Luis Milla bertemu dengan PSSI pada Jumat (29/11) malam, banyak pendukung tim nasional antusias mengikuti berita tersebut. Bahkan akun media sosial Ketua PSSI, Mochammad Iriawan, dibanjiri komentar dengan tagar "kembalikan Luis Milla". Ini dilakukan sebagai bentuk dukungan untuk Milla dan juga sebagai pengingat kepada PSSI bahwa pendukung Tim Nasional masih merindukannya.

BACA JUGA: PREDIKSI PARLAY MALAM INI

Posting Luis Milla Akhirnya Bertemu PSSi di Filipina muncul pertama kali di Antibola.com.

Categories
Uncategorized

Maurizio Sarri Kekhawatiran tentang Kartu Merah Hilang oleh Juventus

Bolanewsports.comMaurizio Sarri Kekhawatiran tentang Kartu Merah Hilang oleh Juventus – Tupai yang melompat, maka akan jatuh juga. Seperti deskripsi untuk Juventus yang merasakan kekalahan pertamanya musim ini.

Juventus bermain melawan Lazio di venue Serie A, Minggu (12/8/2019) di Stadio Olimpico di Roma. Pertandingan pun berakhir dengan posisi 3-1 untuk keunggulan Lazio sebagai tuan rumah.

Meski sebenarnya, Juventus unggul lebih dulu setelah bintangnya, Cristiano Ronaldo, berhasil membobol gawang Lazio di menit ke-25. Setelah tuan rumah menyamakan skor, kondisi praktis kembali.

Semuanya dimulai dengan Juan Cuadrado pada menit ke-69. Lazio mencetak gol keduanya di menit ke-74. Kemudian, sebagai penutup, Felipe Caicedo menambah gol Lazio saat pertandingan selesai.

"Maurizio Sarri Bermasalah untuk Mengalahkan Kartu Merah Juventus"

Ini adalah pertama kalinya Juventus merasakan kekalahan di semua tempat. Bahkan, tanda kekalahan telah terlihat sejak pertandingan melawan Sassuolo di akhir hari Minggu, yang telah dilewatkan Juventus.

BACA JUGA: Fred Gelandnag Manchester Menghasilkan Korban Brutal dari Penggemar Manchester City

Meski belum bermakna, namun cukup jelas jika juara bertahan Serie A mengalami penurunan. Namun, Maurizio Sarri sebagai pelatih tidak khawatir dengan masalah tersebut.

Menurutnya, pertandingan beralih karena mendapat kartu merah yang didapat Juan Cuadrado. "Di set kedua, saat pertandingan seri, kartu merah mengubah segalanya," katanya.

"Kami kehilangan pertandingan pada kesempatan ini, tetapi sebenarnya, saya melihat perubahan di tim saya," lanjut mantan pelatih Chelsea itu.

Mengenai kartu merah, Sarri mengaku tidak sepenuhnya setuju dengan wasit. Menurutnya Juan Cuadrado layak mendapat kartu kuning.

"Saya tidak sepenuhnya setuju jika ini adalah peluang mencetak gol yang pasti, karena bolanya melebar. Saya pikir kartu kuning adalah keputusan yang tepat, karena kartu merah agak sulit," tambahnya.

"Tapi kenyataannya masih ada, jika kita di luar kendali dan melakukan kesalahan yang membuat kondisi sejak awal," pungkasnya.

Pos Maurizio Sarri Bermasalah Kerugian Kartu Merah Juventus muncul pertama kali pada Berita Sepak Bola Terbaru dan Prediksi Terbaik Sepak Bola Terbaik.

Categories
Uncategorized

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!